Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Email Subscription

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    starawaji di Pengertian Kedisiplinan
    mei hasibuan di Gara-gara Tiga biji Kakao Nene…
    mei hasibuan di Microsoft Office 2010 versi be…
    mei hasibuan di Tanda-tanda kedatangan Imam…
    Romy rismawan teja di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Wiznu di LEADING JOB IN PT. YASUNAGA…
    Septi di Pengertian Kedisiplinan
    YENI SRI WAHYUNI di Pengumuman hasil tes cpns depa…
    Amirudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Romy Rismawan Teja di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Cara Membuat Blog di Inilah Pidato Lengkap SBY Soal…
    starawaji di Cerpen
    starawaji di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Romy Rismawan Teja di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Romy Rismawan Teja di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • METODE MENGAJAR PENDIDIKAN ISLAM

    Ditulis oleh starawaji di/pada Mei 2, 2009

    Kata metode secara estimologis merupakan arti dari bahasa yunani, yang merupakan gabungan dari kata meta yang bisa diartikan sebagai “melalui” dan kata hodos yang bisa diartikan sebagai “jalan yang dilalui” dalam setiap konsep yang dikemas dalam semua pendidikan, metode pendidikan adalah alat yang dipergunakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebenarnya dalam kamus besar bahasa Indonesia metode diartikan sebagai “cara yang teratur dan terpikir baik untuk mencapai maksud dalam ilmu pengetahuan dan sebagainya atau jiga dapat diartikan sebagai cara kerja yang bersistem untuk mudah dalam pelaksanaan suatu kegiatan gunamencapai suatu tujuan yang ditentukan” Metode dalam mengajar yang di ungkapkan oleh Roestiyah N.K adalah sebagai teknik penyajian yang dikuasasi guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa didalam kelas, agar pelajaran tersebut dapat ditangkap, dipahami, dan digunakan oleh siswa dengan baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan metode mengajar pendidikan Agama Islam adalah cara sistematis dan terencana yang digunakan untuk melakukan suatu pengajaran dalam pendidikan Agama Islam untuk dapat mencapai hasil yang maksimal dari tujuan yang telah ditentukan. Metode pendidikan Agama Islam sebenarnya bertujuan untuk menjadikan proses dan hasil belajar mengajar ajaran Islam lebih berdaya guna dan berhasil guna dan menimbulkan kesadaran anak didik untuk mengamalkan ketentuan ajaran Agama Islam melalui teknik motivasi yang menimbulkan gairah belajar anak didik secara mantap disamping bermanfaat untuk mengantarkan tercapainya tujuan pendidikan yang di cita-citakan. Metode pendidikan dipandang sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, maka metode ini mempunyai dua fungsi ganda, yaitu fungsi bersifat polipragmatis dan monopragmatis. Polipragmatis berfunsi apabila metode tersebut mengandung kegunaan yang serba ganda(multipurpose), misalnya suatu mode tertentu pada suatu situasi dan kondisi tertentu dapat digunakan untuk merusak, da pada kondisi yang lain dapat dipergunakan untuk membangun dan memperbaiki. Kegunaannya dapat bergantung pada si pemakai atau pada corak, bentuk, dan kemampuan dari metode sebagai alat. Sedangkan fungsi manopragmatis terjadi bilamana metode mengandung suatu macam kegunaan untuk satu macam tujuan. Penggunaan metode mengandung implikasi bersifat konsisiten, sistematis, dan makna menurut kondisi sasarannya, mengingat sasaran metodenya adalah manusia, sehingga pendidik dituntut untuk berhati-hati dalam penerapannya. Ada banyak metode yang dikemukakan oleh para ahli dengan berbagai sebutan, diataranya: 1. Maw`izhah (ceramah) 2. Kitabah (tulisan) 3. Hiwar (dialog) 4. Al-as`ilah wa al-ajwibah (Tanya jawab) 5. Al-niqashy (diskusi) 6. Al-mujadalah (debat( 7. Brain strorming 8. Al-qishash (bercerita) 9. Al-amstal (metafora) 10. Karya wisata 11. Al-qudwah (imitasi) 12. Uswatun hasanah 13. Al-tathbiq (demontrasi dan dramatisasi) 14. Game and simulation (permainan dan simulasi) 15. Al-mumarasat al-amal (drill) 16. Inquiry 17. Discovery 18. Micro teaching 19. Modul belajar 20. Independent study (belajar mandiri) 21. Eksprimen 22. Kerja lapangan 23. Case study 24. Targhib wa tarhib (janji dan ancaman) 25. Al-tsawab wa al-`iqab (anugrah dan hukuman) 26. Musabaqah (kompetisi)

    3 Tanggapan ke “METODE MENGAJAR PENDIDIKAN ISLAM”

    1. samsuni berkata

      trims, tapi aku ingin uraian yang banyak, gimana

    2. Nur Andari berkata

      tulisan anda bagus banget, jika anda berkenan sy sangat membutuhkan penjelasan secara rinci tentang metode no 1 s/d 26,ini penting untuk referensi dlm memberikan materi teknik pembelajaran PAI, trim

      • starawaji berkata

        Tk lbh jlas ttg definisi dan operasional metode-metode tersbt. Anda bisa baca pd buku karangan
        1. Zakiah derajat ”metodik kusus pengajaran agama islam” bumi aksara jakarta 1995. H. 289-310
        2. Ramayulis, ”metodologi pengajaran agama islam” kalam mulia, jakarta 2001, h. 103-224
        Dan msh da 2bku lg, tp sy pkr tu dh ckp tk bntu tgas anda.

    Tinggalkan Balasan

    XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>