Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 23 pengikut lainnya.

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi on Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie on Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan on Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan on PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga on pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi on METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman on Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal on Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH on Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo on Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • Pengertian Kedisiplinan

    Posted by starawaji pada April 19, 2009

    Pengertian Kedisiplinan

            Disiplin berasal dari bahasa latin Discere yang berarti belajar. Dari kata ini timbul kata Disciplina yang berarti pengajaran atau pelatihan. Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian. Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peratuaran atau tunduk pada pengawasan, dan pengendalian. Kedua disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib.

            Sedangkan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik dan mengevaluasi peserta didik, pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sementara pegawai dunia pendidikan merupakan bagian dari tenaga kependidikan, yaitu anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Dalam informasi tentang wawasan Wiyatamandala, kedisiplinan guru diartikan sebagai sikap mental yang mengandung kerelaan mematuhi semua ketentuan, peraturan dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan taggung jawab.

    Dari pengertian diatas dapat disimpulkan. Kedisiplinan guru dan pegawai adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan anak didiknya. Karena bagaimana pun seorang guru atau tenaga kependidikan (pegawai), merupakan cermin bagi anak didiknya dalam sikap atau teladan, dan sikap disiplin guru dan tenaga kependidikan (pegawai) akan memberikan warna terhadap hasil pendidikan yang jauh lebih baik.

     

     

     

     

    1.                 

    17

    Macam – Macam Kedisiplinan

    a.                                       Disiplin dalam Menggunakan Waktu

            Maksudnya bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Karena waktu amat berharga dan salah satu kunci kesuksesan adalah dengan bisa menggunakan waktu dengan baik

    b.                                       Disiplin dalam Beribadah

            Maksudnya ialah senantiasa beribadah dengan peraturan-peratuaran yang terdapat didalamnya. Kedisiplinan dalam beribadah amat dibutuhkan, Allah SWT senantiasa menganjurkan manusia untuk Disiplin, sebagai contoh firman Allah SWT.

    فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِيْنَ  . اَلَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلاَ تِهِمْ سَاهُوْنَ .

    Artinya: “ Maka kecelakaanlah bagai orang-orang yang salta, (situ) orang-orang yang lalai dari shalatnya”

     ( QS. Al-Ma`un:4-5 )

    c.                                       Disiplin dalam Masyarakat

    d.                                       Disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

            Kedisiplinan merupakan hal yang amat menentukan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan, sampai terjadi erosi disiplin maka pencapaian tujuan pendidikan akan terhambat, diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah :

                          1)     Faktor tuntutan materi lebih banyak sehingga bagaimana pun jalannya, banyak ditempuh untuk menutupi tuntutan hidup

                          2)                                       Munculnya selera beberapa manusia yang ingin terlepas dari ikatan dan aturan serta ingin sebebas-bebasnya

                          3)                                       Pola dan sistem pendidikan yang sering berubah

                          4)                                       Motivasi belajar para peserta didik dan para pendidik menurun

                          5)     Longgarnya peraturan yang ada

     

    Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Disiplin merupakan proses pendidikan dan pelatihan yang memadai, untuk itu guru memerlukan pemahaman tentang landasan Ilmu kependidikan akan keguruan sebab saat ini banyak terjadi erosi sopan santun dan erosi disiplin.

    Macam-macam bentuk disiplin selain seperti yang disebutkan diatas, disiplin juga terbagi menjadi:

    a.         Disiplin Diri Pribadi

            Apabila dianalisi maka disiplin menganung beberapa unsur yaitu adanya sesuatu yang harus ditaati atau ditinggalkan dan adanya proses sikap seseorang terhadap hal tersebut. Disiplin diri merupakan kunci bagi kedisiplinan pada lingkungan yang lebih luas lagi. Contoh disiplin diri pribadi yaitu tidak pernah meninggalkan Ibadan lepada Tuhan Yang Maha Kuasa

    b.        Disiplin Sosial

            Pada hakekatnya disiplin sosial adalah Disiplin dari dalam kaitannya dengan masyarakat atau dalam hubunganya dengan. Contoh prilaku disiplin social hádala melaksanakan siskaling verja bakti. Senantiasa menjaga nama baik masyarakat dan sebagaiannya.

    c.         Disiplin Nasional

            Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma-norma kehidupan yang berlaku.

          Disiplin Nasional pada hakekatnya mencakup hal-hal :

    a)    Terbitnya kesadaran masyarakat dan aparat penyelenggaraan terhadap arti pentingnya disiplin negara.

    b)   Tertibnya ketaatan bangsa kepada aturan hukum

    c)    Terbentuk sistem perilaku demokrasi Konstitusi yang efektif dan efisien

    Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin nasional

                               1)          Menerima pancasila sebagai satu-satunya asas dalam berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.

                               2)          Kita telah memiliki berbagai peraturan yang kita yakini kebenarannya

                               3)          Kita telah memahami. menghayati dan mengamalkan Pancasila

                               4)          Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan

     

    Faktor-faktor penghambat terhadap disiplin nasional

                          1)          Banyaknya pengaruh liberalisme, sosialisme, komunisme, panatisme yang berlebihan

                          2)          Teladan pemimpinan yang tidak memuaskan

                          3)          Banyaknya aspirasi masyarakat yang tidak terpenuhi.

     

    Upaya menumbuhkan disiplin nasional

                          1)          Keteladanan

                          2)          Teguran

                          3)          Sanksi yang tepat

     

    Contoh pelaksanaan disiplin nasional dalam kehidupan sehari-hari:

                          1)          Masuk dan keluar kantor sesuai waktunya

                          2)          Menindak pelanggaran peraturan lalu lintas

                          3)          Mengenakan sanksi bagi wajib pajak yang tidak patuh.

     

    Pada dasarnya ada dua dorongan yang mempengaruhi disiplin :

                          1)          Dorongan yang datang dari dalam diri manusia yaitu dikarenakan adanya pengetahuan, kesadaran, keamanan untuk berbuat disiplin

                          2)          Dorongan yang datangnya dari luar yaitu dikarenakan adanya perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman, hukuman dan sebagainya.

    3. Faktor-faktor  yang Mempengaruhi Kedisiplinan Guru

    Menurut Cece Wijaya dan A. Tabrani Rusyam dalam Bukunya kemampuan Dasar Guru Dalam Proses belajar Mengajar, mengemukakan bahwa ada beberapa indikator agar disiplin dapat membina dan dilaksanakan dalam proses pendidikan sehingga waktu pendidikan dapat ditingkatkan yaitu sebagai berikut :

    a.       Melaksanakan tata tertib dengan baik, baik bagi guru maupun baik bagi siswa, karena tata tetib yang berlaku merupakan aturan dalam ketentuan yang harus ditaati oleh siapa pun demi kelancaran proses pendidikan itu, yaitu:

    1)                          Patut terhadap aturan sekolah atau lembaga pendidikan.

    2)                          Mengindahkan petunjuk-petunjuk yang berlaku disekolah atau lembaga pendidikan tertentu. Contohnya menggunakan kurikulum yang berlaku atau membuat satuan pelajaran.

    3)                          Tidak membangkang pada peraturan yang berlaku, baik bagi para pendidik maupun bagi peserta didik. Contohnya membuat PR bagi peserta didik.

    4)                          Tidak suka membohong.

    5)                          Bertingkahlaku yang menyenangkan.

    6)                          Rajin dalam belajar mengajar.

    7)                          Tidak suka malas dalam belajar mengajar.

    8)                          Tidak menyuruh orang untuk bekerja demi sendiri.

    9)                          Tepat waktu dalam belajar mengajar.

    10)                      Tidak pernah keluar saat belajar mengajar.

    11)                      Tidak pernah membolos saat belajar mengajar.

    b.      Tata terhadap kebijakan dan kebijaksanaan yang berlaku, meliputi :

    1)                          Menerima menganalisa dan mengkaji berbagai pembaruan pendidik.

    2)                          berusaha menyesuaikan dengan situai dan kondisi pendidikan yang ada.

    3)                          Tidak membuat keributan didalam kelas.

    4)                          Mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

    5)                          Membantu kelancaran proses belajar mengajar.

    c.       Menguasai diri dan intropeksi.

            Dengan melaksanakan indikator –indikator yang dikemukakan diatas sudah barang tentu disiplin dalam proses pendidikan dapat telaksana dan kedisiplinan dalam proses belajar mengajar dapat terlaksana dan kedisiplinan guru dapat ditigkatkan. Selain beberapa indikator supaya disiplin dapat terlaksana, adapun hal yang perlu diperhatikan yakni langkah-langkah untuk menanamkan kedisiplinan guru disekolah yang meliputi :

    1)                          Dengan Pembiasaan

            Guru dan para pegawai (staf) untuk melakukan hal-hal dengan tertib, keluar dan teratur. Kebiasaan-kebiasaan ini akan berpengaruh besar terhadap ketertiban dan keteraturan dalam hal-hal lain

    2)                          Dengan contoh dan teladan

            Dalam hal ini guru, kepala sekolah beserta staf maupun orang tua sekalipun harus menjadi contoh dan teladan bagi anak-anaknya. Jangan membiasakan sesuatu kepada anak tetapi dirinya sendiri tidak melaksanakan hal tersebut. Hal tersebut akan menimbulkan rasa tidak adil dihati anak, rasa tidak senang dan tidak ikhlas melakukan sesuatu yang dibiasakan, akan berakibat bawha pembiasaan itu sebagai pembiasaan yang dipaksakan dan sulit sekali menjadi disiplin yang tumbuh secara alami dari dalam diri atau dari dalam lubuk hati nurani sebagai pembiasaan lingkunganya

    3)                          Dengan Penyadaran

            Guru pegawai (staf) harus diberikan penjelasan-penjelasan tentang pentingnya nilai dan fungsi dari peraturan-peraturan itu dan apabila kesadaran itu lebih timbul berarti pada guru telah timbul disiplin

     

    4)                          Dengan Pengawasan

            Pengawasan bertujuan untuk menjaga atau mencegah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pengawasan harus terus-menerus dilakukan, terlebih lagi dalam situasi-situasi yang sangat memungkinkan bagi guru dan para staf untuk berbuat sesuatu yang melanggar tata tertib sekolah.

     

            Menurut Aim Abdul Karim dalam Buku PPKN 2 untuk SMU kelas 2 menyebutkan bahwa ada beberapa indikator untuk menanamkan Disiplin dalam kehidupan yaitu :

    a.                                                               Pembiasaan

    b.                                                               Pengawasaan

    c.                                                               Perintah

    d.                                                               Larangan

    e.                                                               Ganjaran hukuman

     

            Langkah-langkah tersebut umumnya dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran, lalu apa yang harus ditempuh untuk menanamkan kedisiplinan guru jika guru telah ”Telanjur” melakukan pelanggaran (Titik Disiplin). Sehubungan dengan itu dikemukakan alat pendidikan represif. Alat pendidikan represif diadakan bila terjadi sesuatu perbuatan yang dianggap bertentangan dengan peraturan-peraturan.

    Cara yang ditempuh adalah dengan melakukan langkah-langkah seperti :

     

    a.    Pemberitahuan

           Pemberitahuan di sini adalah pemberitahuan kepada guru atau staf yang telah melanggar peraturan tetapi ia belum mengetahui bahwa perbuatannya itu adalah melanggar.

    b.    Teguran

            Teguran diberikan kepada guru dan staf yang baru satu dua kali melakukan pelanggaran atau tidak melakukan tugas dan tanggung jawabnya sesuai tata laksana sekolah.

     

    c.    Peringatan

            Peringatan diberikan kepada guru dan staf yang telah beberapa kali melakukan pelanggaran dan telah diberikan teguran pula atas pelanggarannya. Dalam memberikan peringatan ini biasanya disertai dengan ancaman akan sangsinya, bilamana terjadi pelanggaran lagi.

    d.    Hukuman

            Hukuman ialah tindakan yang paling akhir diambil apabila teguran dan peringatan belum mampu untuk dicegah oleh guru atau para staf tidak diindahkan hal-hal yang mengarah kepada disiplin guru.

    e.    Ganjaran

            Ganjaran adalah alat pendidikan yang paling menyenangkan. Ganjaran yang telah diberikan kepada guru yang telah menunjukan hasil baik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sekaligus menerapkan prilaku dan kepribadian yang mulia.

                Demikian beberapa indikator yang amat perlu diperhatikan supanya kedisiplinan guru dan pegawai (staf) dapat tumbuh dan berkembang pada hati nurani setip guru dan pegawai (staf). Sehingga tujuan dari pada pendidikan mudah tercapai. Disiplin merupakan salah satu alat penentuan keberhasilan pencapaian tujuan dari pendidikan.

     

     

                Allah    SWT pada dasarnya telah mengajarkan kepada manusia tentang kedisiplinan. Sebagai contoh kita perhatikan Firman-Nya

    فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَواةَ فَأَذْكُرُوْا اللهَ قِيَمًا وَقُعُوْدًا وَعَلَى جُنُوْبِكُمْ فَإِذَا اَطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيْمُوْا الصَّلَواةَ كَانَتْ عَلَى اْلمُؤْمِنِيْنَ كِتَبًا مَّوْقُوْتًا.

    Artinya: ”Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat-mu ingatlah Allah di waktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring. Kemudian apabil kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”           ( QS. An-Nisa: 103 )

     

    Reverensi :

    1). DEPAG RI UU RI, Guru dan Dosen tentang SISDIKNAS, bab I, pasal I (Jakarta, 2006), h. 2

    2).DEPAG RI. UU RI PP RI Tentang Pendidikan bab I pasal I (Jakarta, 2006), h. 5

    About these ads

    29 Tanggapan to “Pengertian Kedisiplinan”

    1. eydha berkata

      disiplin siswa dan mahasiswa tu beda ato sama???
      kalo mang beda..punya artikel disiplin mahasiswa gak…??????
      Q lg butuh.
      makasii ^_^

    2. starawaji berkata

      sebenarnya sama aja. cuma ruang lingkupnya aja yang berbeda.

    3. hamdani berkata

      thank u sir, ayas tulisannya………. mantap!!!

    4. Septi berkata

      Apa sich sebenarnya yg d’mksd dgn disiplin dlm belajar???.. Lg perLu bgd nee..

    5. starawaji berkata

      @ septi. disiplin dalam belajar adalah mengikuti semua aturan2 yang telah ditetapkan dalam tata teertib dalam belajar mengajar dikelas. sehingga terjadi suasana belajar yang nyaman dan terarah terhadap tujuan belajar yang sesungguhnya.

    6. adi HS berkata

      hdup semende

    7. feii berkata

      wah thx bgt mas…
      nyari tugas jadi gampang..
      ehhehe

    8. bella berkata

      makasih :)

    9. dodoy suganda berkata

      trims atas tulisannya

    10. BAMBANG berkata

      Thanks for you ya sir… tulisan sir memang produktif dan berkulitas,,, semoga untuk selanjutnya lebih lengkap lagi… sukses selalu ya…

    11. adhim berkata

      oia, judul buku sumbernya apa yah? makasih sebelumnya..

    12. azam berkata

      dimana revrensinya kok g ada

    13. azam berkata

      revrensinya kok g ada

      • starawaji berkata

        ni reverensi nya :

        1). DEPAG RI UU RI, Guru dan Dosen tentang SISDIKNAS, bab I, pasal I (Jakarta, 2006), h. 2

        2).DEPAG RI. UU RI PP RI Tentang Pendidikan bab I pasal I (Jakarta, 2006), h. 5

    14. Anisa berkata

      yups !
      disiplin tu mang penting …
      tanpa adanya disiplin maka akan tak tertata sesuai tujuan …

    15. enggar berkata

      saya lagi butuh makalah kedisiplinan perawat ney…
      trimakasih atas bantuannya

    16. isna nurhayati berkata

      pengertian disiplin diatas itu menurut siapa ya, menurut literatur atau menurut penulis. Karena saya mencari literatur yang memuat disiplin. terima kasih.

    17. eva berkata

      maksih ats tulisannya … sangat membantu saya dalam menyusun skripsi … GBU

    18. sary berkata

      mksh ..
      bsa ngsh tw tujuan kedisipilan ny ga?

    19. murtyasih berkata

      menurut anda apa pengaruh sansi poin terhadap kedisiplinan dikelas.

    20. [...] Pengertian Kedisiplinan [...]

    21. meli berkata

      kalo disiplin lalu lintas tu artinya apa?
      indikatornya n penghambatnya disiplin!!thanks

    22. alan berkata

      saya ingin j disiplin tapi knapa dalam segala hal ,
      kok susuah bnagt ngejalaninnya ya ??

    23. fahmi berkata

      ok kang.. saya ingin ngertie tntang kedisilinan nihh..

      maksihh yaa kang..

      salam kenal kang..

    24. mas, kalau hikmah kedisiplinan itu apa ya?
      (tlng d jwb)

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: