Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi di Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie di Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan di Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan di PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga di pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi di METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman di Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH di Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo di Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • Kedisiplinan Guru

    Posted by starawaji pada April 19, 2009

    kedisiplinan seorang guru dalam kelas

    Disiplin dapat diartikan sebagai sikap yang patuh, tunduk terhadap aturan yang berlaku, atau disiplin merupakan suatu cara hidup yang teratur.  Dalam Islam sikap disiplin dapat diartikan sebagai suatu sikap konsisten, teguh pendirian atau dikenal dengan istilah Istiqomah dan dalam Al-Qur’an  dinyatakan : 

    ¨bÎ) tûïÏ%©!$# (#qä9$s% $oYš/z’ ª!$# §NèO (#qßJ»s)tFó™$# Ÿxsù ì$öqyz óOÎgøŠn=tæ Ÿwur öNèd šcqçRt“øts† ÇÊÌÈ

    Artinya :

    “Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan ‘Tuhan kami ialah Allah” Kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak (pula) berduka cita” (QS. Al-Ahqaaf : 13).[1]

     

    Maka dari itu sesungguhnya kita sebagai orang Islam atau orang Mu’min, tetap beristiqomah terhadap agama kita, dengan cara melaksanakan segala perintah Allah dan Rosul-Nya serta menjauhi semua larangannya. Selain sikap Istiqomah atau disiplin tinggi akan memantapkan hati dalam meraih cita-cita, sebab suatu keberhasilan akan dapat dicapai jika kita memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh (Istiqomah), dan disiplin yang tinggi.

    Begitu pula dalam dunia Pendidikan, sikap Istiqomah sangat berarti dan perlu dimiliki bagi setiap Pendidik, baik itu Pendidik dirumah yakni orang tua, maupun Pendidik di lembaga formal yaitu Guru. Seorang Pendidik yang beristiqomah atau berdisiplin dalam melaksanakan tugasnya, akan berusaha memberikan yang terbaik bagi keberhasilan Pendidik anak didiknya. Karena kita tahu bahwa dunia Pendidikan di Indonesia telah tertinggal jauh dari Negara-negara tertangga kita sendiri. Saat ini kualitas Pendidikan di Indonesia masih rendah bila dibandingkan dengan Negara-negara lain yang ada di dunia.

    Berdasarkan laporan UNDP tahun 2004, Indonesia menempati urutan (111) dari 177 Negara di bawah Singapura (25), Brunai (33), Malaysia (58), Thailand (76) dan Filipina (83). Maka dari itu, saat ini Indonesia berusaha meningkatkan mutu pendidikannya guna menciptakan sumber daya manusia yang handal, melalui berbagai macam cara diantaranya peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan melalui berbagai pelatihan, salah satunya pelatihan sikap disiplin. Sebagus apapun lembaga Pendidikan atau sepintar apapun pendidik, jika tanpa disiplin dalam melaksanakan tugasnya, tujuan Pendidikan tidak akan tercapai secara maksimal.

    Di tengah masyarakat profesi guru atau tenaga pendidik yang berkecimpung di dunia pendidikan dinilai sebagai orang yang mempunyai kemampuan. Untuk memberikan Pendidikan, bimbingan bagi orang lain, maka dari sinilah seorang guru dituntut mampu memberikan pendidikan dan suri tauladan yang baik bagi siswanya dan mampu melaksanakan kewajiban dengan baik.

    Bagaimanapun dunia Pendidikan di Indonesia memerlukan guru atau para Pendidik profesional dalam usaha mencerdaskan bangsa dan sikap tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugas dan kewajibannya melalui sikap disiplin yang tinggi. Dan untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia, pihak sekolah berupaya meningkatkan disiplin kerja dewan guru.

                Berdasarkan penelitian diketahui kedisiplinan para guru masih rendah. Hal ini disebabkan karena para siswa siswi malas dalam belajar, fasilitas yang kurang mendukung, transportasi yang kurang memenuhi, sehingga guru terlambat datang ke sekolah, guru tidak masuk tanpa izin dari pihak sekolah, guru yang melalaikan tugasnya.

                Banyaknya siswa siswi yang berada diluar sekolah pada jam belajar, rendahnya moral siswa, serta timbulnya pergaulan bebas dan merusak mental dari pada siswa dan siswi  yang di akibatkan kurangnya kedisiplinan dari pada para guru. Oleh karena itu Kepala Sekolah harus berupaya membuat peraturan-peraturan yang dapat mendongkrak dari pada kedisiplinan para guru disekolah.

     



    [1] Depag RI, Al-Qur`an dan Terjemahnya, (Surabaya : Al-Hidayah, 1971), hal. 824

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: