Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi di Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie di Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan di Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan di PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga di pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi di METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman di Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH di Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo di Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • perkembangan kasus prita yang berujung perdamaian

    Posted by starawaji pada Desember 11, 2009

    Direktur Rumah Sakit Omni
    International, Bina Ratna menyatakan
    manajemen siap meminta maaf
    kepada Prita Mulyasari, terdakwa
    pencemaran nama baik rumah sakit
    yang beralamat di Serpong, Kota
    Tangerang Selatan, Banten itu. “Saya
    orang pertama yang akan menjabat
    tangan Prita untuk minta maaf,” ujar
    Ratna di Tangerang, Jumat (11/12).
    Ia mengatakan, pihak Omni beritikad
    baik untuk tidak ingin memperpanjang
    masalah ini. Ratna mengaku, kasus ini
    merupakan pelajaran bagi RS Omni,
    pihaknya akan mengambil hikmah
    dan membuka pintu damai dengan
    Prita. “Meski sudah ada draf
    perdamaian dari Depkes yang kami
    setujui, tetapi draf itu masih menjadi
    bahan pertimbangan Ibu Prita. Karena
    itu, Omni lebih dulu mengambil sikap
    untuk menghentikan kasus ini agar
    kedua belah pihak bisa berdamai,”
    jelas Ratna.
    Ratna menjelaskan, pintu perdamaian
    sesunguhnya sudah lama dibuka oleh
    manajemen RS Omni dengan Prita
    lewat beberapa kali pertemuan yang
    difasilitasi Pemerintah Kota Tangerang
    Selatan. Termasuk, proses
    perdamaian yang juga difasilitasi
    Pengadilan Negeri (PN) Tangerang dan
    Pengadilan Tinggi (PT) Banten.
    Terkait dengan proses sidang yang
    masih berlanjut, prinsipnya Omni
    menghargai proses hukum. “Kami
    berharap upaya yang kami lakukan ini
    dapat menjadi pertimbangan majelis
    hakim dalam sidang nanti,” ujar Ratna.
    Prita Mulyasari didakwa karena
    mencemarkan nama baik RS Omni
    melalui surat elektronik yang disebar
    luaskan kepada sejumlah rekannya.
    PT. Banten akhirnya memutuskan
    Prita harus membayar ganti rugi
    sebesar RP 204 juta kepada RS Omni.
    (Ant)

    Satu Tanggapan to “perkembangan kasus prita yang berujung perdamaian”

    1. Akhirnya people power juga yg menang ya Pak..

      Salam kreatifitas..!!

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: