Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi di Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie di Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan di Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan di PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga di pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi di METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman di Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH di Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo di Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • Tugas para pendidik

    Posted by starawaji pada Juni 26, 2009

    Dalam kegiatan pendidikan disekolah, peran pendidik sangat berpengaruh terhadap kemajuan pendidikan di indonesia, oleh karena itu berikut merupakan tugas pendidik :

    a). Membimbing si terdidik
    Mencari pengenalan terhadapnya mengenai kebutuhan, kesanggupan, bakat, minat, dan lain sebagainya

    b). Menciptakan situasi untuk pendidikan
    Yang dimaksud dengan situasi pendidikan yaitu suatu keadaan dimana tindakan-tindakan pendidikan dapat berlangsung dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan

    Tugas lain ialah harus pula memiliki pengetahuan-pengetahuan yang diperlukan, pengetahuan-pengetahuan keagamaan dan lain-lainnya. Pengetahuan ini jangan hanya sekedar diketahui tetapi juga diamalkan dan diyakininya sendiri. Ingatlah bahwa kedudukan pendidik adalah pihak yang “lebih” dalam situasi pendidikan. Harus pula diingat bahwa pendidik adalah manusia dengan sifat-sifatnya yang tidak sempurna. Oleh karena itu, maka jadi tugas pula bagi si pendidik untuk selalu menijau diri sendiri. Dari reaksi si anak, dari hasil-hasil usaha pendidikan, pendidik dapat memperoleh bahan-bahan kesamaan dari pihak si terdidik. Kecaman yang membangun pun besar sekali nilainya.

    Dikutip dari :

    Drs. Ahmad D. Marimba, “Pengantar Filsafat Pendidikan Islam” PT. Al-Ma’arif. 1980, hal. 38-39.

    Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: