Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi di Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie di Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan di Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan di PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga di pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi di METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman di Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH di Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo di Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • Alat-alat pendidikan

    Posted by starawaji pada Mei 21, 2009

    Alat-alat pendidikan

    Yang dimaksud dengan alat pendidikan adalah seperti apa yang dikatakan oleh Amir Daien Indrakusuma adalah langkah-langkah yang diambil demi kelancaran proses pelaksanaan pendidikan, ada sejumlah alat pendidikan yang digunakan dalam pendidikan Islam.

    1. Pembiasaan

    Ahmad tafsir berpendapat bahwa pembiasaan adalah pengulangan terhadap segala sesuatu yang dilaksanakan atau yang diucapkan oleh seseorang. Misalnya, anak-anak dibiasakan bangun pagi atau hidup bersih, maka bangun pagi atau hidup besih adalah suatu kebisaan. Hampir semua ahli pendidikan sepakat untuk membenarkan pembiasaan sebagai salah satu upaya pendidikan

    Dikutip dari : (Ahmad Tafsir, ilmu pendidikan Islam dalam prespektif Islam, terbitan Remaja Rosdakarya di Bandung tahun 1991 pada halaman 144)

    1. Keteladanan

    Telah diakui bahwa kepribadian Rasul sesungguhnya bukan hanya teladan buat suatu masa, satu generasi, satu bangsa, atau satu golongan tertentu, tetapi merupakan teladan universal, untuk seluruh manusia dan generasi. Teladan yang abadi dan tidak akan habis adalah kepribadian Rasul yang didalamnya terdapat segal norma, nilai, dan ajaran Islam.

    Menurut al-Nahlawi, pendidikan melalui teladan ini dapat diterapkan baik secar sengaja maupun tidak sengaja. Keteladanan yang tidak sengaja adalah keteladanan dalam keilmuan, kepemimpinan, sifat keikhlasan, dan lain-lain. Sedangkan keteladanan yang disengaja adalah memberi contoh membaca yang baik, mengerjakan shalat yang benar, dan sebagainya. Dalam pendidikan Islam kedua macam keteladanan tersebut sama-sama pentingnya.

    Dikutip dari : (Abdurrahman al-Nahlawi, prinsip-prinsip dasar metode pendidikan Islam dalam keluarga, di sekolah, dan di masyarakat, hasil terjemahan Herry Noer Ali. Terbitan Diponegoro, di bandung tahun 1989, pada halaman 372)

    1. Perintah dan larangan

    Perintah bukan hanya apa yang keluar dari mulut seseorang yang harus dikerjakan oleh orang lain, tetapi termasuk pula peraturan-peraturan yang harus ditaati oleh anak-anak.

    Suatu perintah terkadang diikuti oleh larangan, larangan biasanya dikeluarkan jika anak melakukan kegiatan atau perbuatan yang kurang baik, yang merugikan atau bisa membahayakan hidupnya. Larangan terkadang menjadi satu-satunya alat pendidikan yang digunakan oleh orang tua dalam mendidik putra dan putrid mereka, ini tidak lah benar sebab larangan yang berlebihan akanmemberikan dampak negative terhadap perkembangan jiwa/ psikologis siswa/anak, anak menjadi penakut, merasa kurang percaya diri, keras kepala, kurang mempunyai rasa tanggung jawab, dan lain sebagainya. Oleh karena para pendidik janganlah terlalau untuk mengobral larangan terhadap aktivitas anak-anak, tapi mencoba untuk mengubah larangan menjadi sebuah ajakan.

    1. Ganjaran

    Ganjaran merupakan penghargaan yang diberikan pendidik kepada anak didik. Jadi dengan sendirinya maksud dari ganjaran adalah agar anak merasa senang, karena perbuatannya atau pekerjaannya mendapat penghargaan. Sedangkan bagi pihak pendidik ganjaran merupakan penyemangat anak didik untuk menjadi semakin giat lagi dalam usahanya memperbaiki atau mempertinggi hasil belajar yang tela dicapainya.

    1. Hukuman

    Hukuman dapat berfungsi sebagai alat dalam pendidikan, yaitu sebagai sala satu langkah yang dapat diambil dan digunakan demi lanarnya proses pelaksanaan pendidikan, termasuk didalamnya pendidikan Islam. Hal ini berarti bahwa hukuman merupakan salah satu langkah yang ditempuh dalam rangka memperlancar proses pelaksaan pendidikan demi tercapainya tujuan pendidikan Islam.

     

     

     

    2 Tanggapan to “Alat-alat pendidikan”

    1. UMI RAHMA said

      Kirain teh yang dimaksud alat2 pendidikan itu suatu alat benda yang bisa menghantarkan jalannya proses pendidikan sehingga cara mendidik berjalan dengan lancar karena dibantu oleh alat tersebut, itu mungkin salah yah !

    2. apa bedanya alat pendidikan dengan alat pelajaran ???

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: