Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi pada Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie pada Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan pada Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan pada PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga pada pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi pada METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman pada Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH pada Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo pada Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rating

  • Bermain judi dalam pemilu

    Posted by starawaji pada April 19, 2009

    ADA SISTEM JUDI DALAM PENCALONAN LEGESLATIF

     

    Pemilu sudah berlangsung aman, meskipun ada sebagian daerah yang diguncang teror, tapi pemilu tetap berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu  9 april 2009. Banyak yang terjadi setelah adanya peristiwa ini, terutama nasib para caleg parpol, ada kabar yang mengatakan caleg bunuh diri, karena suara yang didapat tidak bisa mengangkat dirinya untuk duduk dalam kursi pemerintahan. Selain itu ada juga yang kakinya dipasung, alias stress dan gila, ada juga yang alih profesi jadi tukang angkut batu bata, sungguh sangat ironis bila kita melihat kehidupan mereka sebelum mencalonkan menjadi caleg, apa sih yang sebenarnya mereka cari, mereka sudah kaya (punya uang, harta, dll) tapi kenapa mereka terjerumus kedalam gemerlapnya harta dunia, padahal intinya kita hidup didunia hanya sementara dan segala harta yang kita miliki adalah milik Allah, yang suatu saat pasti Allah akan mengambilnya. Sama seperti halnya nyawa kita, kita hanya dipinjamkan nayawa (hidup) kemudian Allah akan mengambilnya (mati), begitu juga semuanya pasti akan seperti ini. Apakah para caleg sebenarnya mencari keberuntungan (judi modern) dari semua ini, padahal kita juga tidak tahu  apa sebenarnya tujuan mereka mencalonkan diri, apakah mereka hendak  untuk merubah negeri ini menjadi lebih baik atau sebenarnya hanya untuk mencari kekayaan dunia yang sebenarnya hanya fiktif belaka, masya Allah. Kalau kita pelajari dari awal caleg beroperasi, kita bisa tahu sebenarnya ada sistem judi atau tidak. Ketika mereka datang kedalam satu komplek atau kawasan mereka selalu membagi uang dan lain sebagianya,  begitu juga ketika mereka datang ketempat yang lainnya, ya itung-itung mereka habis mengelurkan uang yang tidak sedikit, ya milyaran lah sebagai dana untuk menarik minat masyarakat (membeli suara rakyat). Saya pikir ini adalah uang yang digunakan sebagai taruhan dalam judi, apabila nanti mereka menang maka akan mendapatkannya dengan berlipat-lipat (didapat dengan korupsi), tapi jika kalah, maka tak satupun yang tersisa dalam hidupnya. Ini mengingatkan saya pada judi. Sampai-sampai nyawa pun tidak dimilikinya.

    Sebenarnya saya berharap kepada mereka bahwa pencalonan mereka bukan karena uang atau harta melainkan karena keinginan ia untuk memperbaiki nasib bangsa ini, jadi kalau mereka mencalonkan karena uang, setelah mereka duduk dalam kursi pemerintahan dan membahas tentang nasib rakyat mereka yang telah memilihnya ternyata mereka semua pada tidur, sungguh sangat memalukan.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: