Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi di Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie di Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan di Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan di PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga di pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi di METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman di Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH di Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo di Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • JUAL BELI SUARA

    Posted by starawaji pada Maret 1, 2009

    JUAL BELI SUARA DALAM PEMILU 2009

    Pemilhan umum tinggal menghitung hari saja, dimana semua orang yang terpenting dalam acara pesta demokrasi Indonesia untuk memilih para wakil-wakil rakyat yang hendak duduk dalam kursi singgasana puncak negeri ini. Indonesia pernah sukses dalam melakukan pesta demokrasi pertamanya. Dan ini merupakan pesta demokrasi yang kedua dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir. Indonesia akan memiliki sebuah jajaran baru dalam barisan-barisan ketatanegaraan indonesia. Puncak dari segala puncak demokrasi yang semakin mendekat, para calon wakil-wakl rakyat semakin gencar melakukan sosialisasi terhadap pesta terbesar di negeri ini, mereka selalau aktif dalam setiap bidang yang dilakukan dalam kegiatan masyarakat, dalih-dalih mereka mencuri simpati dari masyarakat indonesia, ya dengan jalan pendekatan yang maksimal terhadap masyarakat akan memudahkan memperoleh suara sebanyak mungkin, mereka dengan kader-kader simpatisannya aktif bergerak mengunjungi setiap gang dalam rumah-rumah sempit, mereka mengadakan suatu perkumpulan/pertemuan dengan masyarakat setempat untuk membicarakan tentang pencalonan dirinya. Mereka berpindah dari satu tempat ketempat yang lainnya, dalam setiap pertemuannya tidak luput dari janji-janji yang dilontarkan dari mulut manisnya, ya….. mungkin untuk sekedar meyakinkan masyarakat agar masyarakat tertarik untuk memilih dirinya sebagai calon dari anggota legeslatif yang pantas. Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan, baik tentang dana sumbangan pembangunan Masjid, pembangunan jalan-jalan desa, dan perbaharuan infrastruktur yang ada di desa, baik dari segi ekonomi masyarakat maupun dari segi sosial kehidupan masyarakat ia berjanji untuk merubahnya sebaik mungkin. Hal yang biasa pada setiap akhir dari pertemuan mereka selalu membagikan sehelai Amplop sebagai kenang-kenangan pada pertemuan tersebut, pada hal acara untuk BERKAMPANYE belum ada, tapi mereka sudah aktif terjun kelapangan untuk mempromosikan diri dan pengenalan terhadap masyarakat setempat. Pemilu 2009 adalah pemilu yang sangat demokratis, setiap calon bisa menjadi anggota legeslatif dengan mudah apabila meraih suara terbanyak dalam parpol yang ia naungi, beda dengan pemilu sebelumnya, jika caleg no 1 belum memenuhi standar jumlah seuara yang ditentukan maka caleg no 2 belum ada kesempatan untuk menjadi anggota legeslatif, apalagi untuk nomer 3 kayaknya jauh dari harapan untuk bisa duduk sebagai wakil rakyat di singgasana negeri ini. PEMILU 2009, pada tanggal 9 april 2009 nanti akan menjadi ajang dari sebuah pesta akbar tersebut, dimana masyarakat Indonesia akan melakukan proses pencoblosan terhadap wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam anggota legeslatif, baik dari DPRD daerah sampai DPR pusat, dulu masyarakat datang ketiap TPS untuk melakukan pencoblosan terhadap PARPOL PESERTA PEMILU, namun untuk tahun ini mereka datang ke TPS untuk melakukan PENYONTRENGAN terhadap calon-calon wakil rakyat, ya… karena saking banyaknya CALEG sehingga tidak mungkin untuk mencoblosnya, disamping itu untuk menghindari adanya pelubangan dobel (masyarakat yang tidak mau repot langsung mencoblosnya tanpa membukanya dulu, sehingga semua berlubang, akibatnya suara tersebut tidak sah, kan lembar suaranya sangat lebar, gimana kalo yang nyoblos orang yang udah tua banget, mau buka aja susah). Banyaknya para CALEG yang berjuang untuk memperoleh suara memberikan suatu keuntungan kepada masyarakat, gimana tidak setiap caleg yang datang pada diri mereka selalu menawarkan uang, ibaratnya para caleg ini membeli suara dari masyarakat untuk mendongkrak jumlah suaranya. Saya teringat dengan pemilihan lurah didesa saya, para calon lurah datang kerumah-rumah meminta doa dan dukungan terhadap dirinya dan mengasih sedikit uang. Ya begitulah demokrasi Indonesia, apakah ini akan menjadi demokrasi yang seutuhnya atau demokrasi yang hanya namanya saja, demokrasi yang dikembangkan dengan adanya uang sebagai kekuatan utama tidak akan berkembang dengan baik, malah akan menjadikan sifat yang personal ego, dimana uang akan menjadi jalan utama yang akan mereka kejar dalam setiap langkahnya, ia tidak akan memikirkan bagaimana nasib bangsa ini yang telah memilihnya sebagai angota legeslatif, tapi ia akan selalu berpikir bagaimana caranya uang yang telah ia keluarkan untuk proses pencalonannya itu bisa kembali, apakah ingin negeri ini dikelola oleh orang-orang yang buta terhadap demokrasi, ingat !!!!! demokrasi adalah hasil elu-elu dari para calon pemimpin negeri ini (mahasiswa), apakah anda akan menjadi penghianat dari demokrasi (mantan mahasiswa), memang uang adalah segalanya dalam hidup ini, tapi kita harus bijak dalam memakai dan menggunakan uang, biarlah uang berjalan sesuai dengan fungsinya. Suara adalah isi dari hati nurani, bagi pemimpin yang bijak janganlah anda mempermainkan hati nurani masyarakat Indonesia dengan membelinya, biarlah kata “JUAL BELI SUARA” hanya ada pada sebuah judul dalam buku cerita. Karena dunia berputar, kadang kita diatas kadang kita dibawah, semua ada yang ngatur, menang kalah sudah ada yang menentukan. Ketika sedang berada dipuncak maka siap-siaplah untuk jatuh, bravo Indonesiaku, majulah negeriku.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: