Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • DOWNLOAD FULL APLIKASI

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    alghazaliefarizi pada Agama terdiri dari dua ba…
    Umar rahman pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    komarudin pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    sakad pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Muhammad Habibie pada Islam dan perkembangan zaman d…
    Abdul Kholiq Hasan pada Pengertian Kedisiplinan
    kapten pergerakan pada PENGERTIAN TATA TERTIB
    Sukarno Putra Naga pada pt.yasunaga pt. nippon seiki b…
    hariri wahyudi pada METODE MENGAJAR PENDIDIKAN…
    Febri jaka hendra pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    suefah pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    nurrachman pada Jumlah huruf dalam Al Qur…
    Faizal pada Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    HABIB ATHOILLAH pada Faktor-faktor yang mempengaruh…
    Ari Waluyo pada Lowongan kerja Pt. Indonesia N…
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rating

  • wisata ziarah

    Posted by starawaji pada Januari 26, 2009

    Ketika saya melakukan ziarah ,sering sekali melihat banyak orang di jalan yang berprofesi sebagai pengemis. apakah mereka benar-benar pengemis? kehidupan masyarakat indonesia sebenarnya mempunyai kelebihan yang luar bisa, di mana setiap orang mempunyai akal pikiran yang sangat luar biasa. walaupun dia bukan seorang yang kita anggap miskin, tapi kenapa mereka melakukan semua ini. Kebiasaan masyarat dulu yang tak pernah merasakan nikmatnya hidup, mereka lari dari qodrat manusianya. mereka selalu memudahkan apapun yang hendak mereka capai. sebagai contoh mengemis. di sisi lain sering juga kita melihat di sepanjang jalan banyak Kotak amal. Apakah itu murni dari sebuah yayasan atau organisasi. faktor kehidupan juga yang membuat ereka melakukan semua ini (bukan karena yayasan/organisasi), mereka melakukannya untuk pribadi.

    Satu Tanggapan to “wisata ziarah”

    1. koranindependen said

      Itulah orang Indonesia ! Banyak yang jadi pemalas, dan ingin enaknya saja tanpa susah payah berusaha.
      Saya sebagai orang Indonesia, Muslim pula, amat malu melihat banyaknya orang minta sumbangan di jalan2 umum dengan dalih untuk tempat ibadah. Padahal kita tahu sebagian besar rakyat Indonesia beragama Islam. Kenapa tidak malu dengan agama lain yang tak terlihat minta2 sumbangan untuk membangun gereja, kelenteng, pura, dsbnya.
      Apakah para orang2 Muslim yang kaya di negeri ini sudah menjadi Qarun yang akhirnya terkubur bersama harta kekayaannya ?
      Masya Allah, sudah sebeginikah kita ?

      Salam, kunjungi juga kami di http://koranindependen.wordpress.com

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: