Milan bungkam Real madrid
Ditulis oleh starawaji di/pada Oktober 22, 2009
MADRID – Menjadi
bulan-bulanan akibat
performa buruk, AC
Milan akhirnya berhasil
menjawab kritik
dengan sempurna.
Menghadapi tuan
rumah Real Madrid
pada penyisihan Liga
Champions Grup C,
Kamis (22/10/2009), Il
Diavolo sukses menuai
kemenangan 3-2
setelah sempat
tertinggal di babak
pertama.
Sejak peluit dibunyikan,
El Real berupaya keras
mendominasi jalannya
pertandingan di
hadapan publik
Santiago Bernabeu.
Kerjasama Xabi Alonso
dan Marcelo sempat
membuahkan sepak
pojok di menit keenam.
Sayang, bola tendangan
Esteban Granero
langsung dibuang
Clarence Seedorf
melalui sundulan
kepalanya. Rossoneri
masih bisa bernapas
lega.
Empat menit berselang,
tim tamu berpeluang
membuka keunggulan
ketika Andrea Pirlo
menyarangkan
tendangan spekulatif
dari jarak jauh. Namun,
tendangannya
melambung jauh di atas
mistar.
Armada Galacticos
sempat meneriakkan
permintaan penalti
ketika striker Karim
Benzema dijatuhkan
Gianluca Zambrotta di
kotak terlarang.
Bomber muda Prancis
terlihat sedikit pincang
setelah tekel tersebut.
Namun, wasit tidak
mengindahkan
permintaan tuan
rumah.
Madrid nyaris
kebobolan melalui gol
bunuh diri. Itu ketika
Raul Albiol salah
mengantisipasi umpan
silang Clarence Seedorf
di menit ke-18.
Beruntung, Iker Casillas
dengan sigap
menangkap bola.
Satu menit kemudian,
publik Bernabeu
akhirnya bisa bersorak
gembira. Kesalahan
fatal Dida saat
menghalau bola
tendangan Granero
membuat El Real
unggul 1-0.
Berawal dari umpan
Benzema, Granero
melesakkan tendangan
kencang ke arah Dida.
Kiper Brasil itu
sebenarnya berhasil
menepis bola. Sayang,
tak lama bola terlepas
dan kapten Raul
Gonzalez dengan sigap
menyambar dan
langsung menceploskan
bola dengan sempurna.
Lima menit kemudian,
Diavolo Rosso
sebenarnya berpeluang
menyamakan
kedudukan. Seedorf
melesakkan umpan
terukur ke depan
gawang Casillas yang
sudah ditunggu oleh
Filippo Inzaghi.
Sayangnya, Super Pippo
gagal menyambar bola
karena jatuh
terpeleset.
Menjelang akhir babak
pertama, gawang Dida
seolah dibombardir
pasukan Los
Merengues. Lassana
Diarra dan Marcelo
bergantian melepaskan
tendangan terukur.
Beruntung, kiper 36
tahun berhasil menjaga
gawang dengan baik.
Hingga turun minum,
Madrid masih
memegang keunggulan
1-0.
Di babak kedua,
Madrid meneruskan
dominasi dengan Raul
nyaris kembali
mencetak gol (47′).
Namun, upaya bomber
33 tahun belum
membuahkan hasil.
Tiga menit berselang,
Kaka nyaris
mewujudkan hasrat
menjebol gawang klub
lamanya. Tapi, lagi-lagi
Dida menepis bola
dengan sempurna.
Peruntungan El Real
mulai berubah ketika
laga berjalan 62 menit.
Milan secara
mengejutkan
menyamakan
kedudukan melalui
Pirlo yang melesakkan
tendangan dari jarak 30
yard. Casillas terlambat
menyadari bola
mengarah ke gawang.
1-1 untuk Milan.
Empat menit kemudian,
situasi berbalik bagi
tim tamu. Anak-anak
asuh Leonardo akhirnya
berhasil mengungguli
tuan rumah. Adalah
bintang muda
Alexandre Pato yang
dengan cerdik
memanfaatkan
kesalahan Casillas
dalam mengantisipasi
bola. 2-1 untuk
Rossoneri.
Gol Pato praktis
membangkitkan
semangat Milan. Jika di
babak pertama Milan
selalu kalah dalam ball
possession, kini
Ronaldinho dkk mampu
mengimbangi
perlawanan tuan
rumah.
Menyadari anak-anak
asuhnya kehilangan
irama permainan,
Manuel Pellegrini
menurunkan Royston
Drenthe dan menarik
mundur Granero (67′).
Keputusan Pellegrini
berbuah manis, 10
menit berselang.
Bintang internasional
Belanda melesakkan
gol cantik untuk
menyamakan
kedudukan setelah
memaksimalkan operan
Raul di pojok gawang
Dida. Kedudukan 2-2.
Lima menit menjelang
full time, suasana
pertandingan semakin
panas. Keributan
sempat terjadi di menit
ke-86 ketika gol Thiago
Silva dianulir wasit
akibat pelanggaran
terhadap Raul. Protes
kubu Milan diwarnai
perselisihan sengit
antara Raul dan
Alessandro Nesta.
Wasit akhirnya
mengeluarkan kartu
kuning untuk kedua
pemain.
Meski demikian,
Rossoneri akhirnya
kembali unggul. Adalah
Pato yang lagi-lagi
berhasil memanfaatkan
lemahnya pertahanan
Los Blancos di menit
ke-88. Striker 20 tahun
menyambut umpan
terukur Seedorf dengan
tendangan voli yang
tak mampu ditepis San
Iker. 3-2 untuk skor
kemenangan Milan.























