Starawaji's Blog

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu

  • Tranlate language

  • Terima kasih kunjungannya

  • pengunjung

  • Email Subscription

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

  • Bookmark and Share
  • counter

  • para komentator

    PENDIDIKAN AGAMA ISL… di Pengertian Pendidikan Agama Is…
    MAHYUN di KEPALA SEKOLAH
    Iwan di Pengumuman hasil tes cpns depa…
    penuai di Yahoo-Microsoft Kerjasama sain…
    Cahya di Yahoo-Microsoft Kerjasama sain…
    Cara Membuat Blog di jadwal lengkap piala dunia…
    Cara Membuat Blog di Hasil drawing piala dunia…
    Bayu di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    starawaji di Pengertian Kedisiplinan
    mei hasibuan di Gara-gara Tiga biji Kakao Nene…
    mei hasibuan di Microsoft Office 2010 versi be…
    mei hasibuan di Tanda-tanda kedatangan Imam…
    Romy rismawan teja di Lowongan kerja Pt. Yasunaga…
    Wiznu di LEADING JOB IN PT. YASUNAGA…
    Septi di Pengertian Kedisiplinan
  • Tulisan Teratas

  • RSS indoforum

  • RSS berita aktual

  • RSS liputan 6

  • NimbuZZ

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Add to Technorati Favorites
  • depdiknas

  • twitter

  • Top Rated

  • Arsip untuk Mei 30th, 2009

    Hadist tentang dasar pendidikan

    Ditulis oleh starawaji di/pada Mei 30, 2009

    Hadist diartikan sebagai sesuatu yang didapatkan dari nabi Muhammad SAW. yang berupa ucapan, perbuatan, persetujuan, sifat fisik atau budi, atau biografi, baik pada masa sebelum kenabian atau sesudahnya.
    Suatu hal yang sudah kita ketahui bahwa Rasulullah diutus kemuka bumi ini salah satunya untuk memperbaiki moral atau akhlak manusia, sebagaimana sabdanya :
    ”〃innamaa bu’istu li utmima makaarimal akhlaki〃”
    Yang artinya :
    ‘’sesungguhnya aku diutus tiada lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia” 〖HR. Muslim〗
    Makna hadist ini sudah jelas, tujuannya sudah dimengerti oleh umat muslim, namun yang terpenting dalam hadist ini adalah memformulasikan sistem, metode, atau cara yang harus ditempuh oleh para penanggung jawab pendidikan dalam meneruskan misi Risalah, yaitu meneruskan untuk menyempurnakan keutamaan akhlaq manusia,
    Disamping itu Rasulullah saw sendiri pernah memerintahkan kepada orang-orang kafir yang tertawan akibat perang Badar, apabila ia ingin bebas supaya mereka terlebih dahulu mau mengajar sepuluh orang islam.
    Sikap Rasul seperti itu merupakan fakta bahwa islam sangat mementingkan adanya pendidikan dan pengajaran.
    Rasulullah saw. Bersabda :
    ″—″ man katama ‘ilman aljamahullahu bilijaamin minannaar ″—″
    Artinya:
    。“barang siapa yang menyembunyikan ilmunya maka Allah akan mengekangnya dengan kekang api neraka” 〔HR. Ibnu Majah〕
    Dari hadist ini dapat diambil kesimpulan bahwa rasulullah saw mewajibkan kepada umatnya untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Dan banyak lagi hadist yang memiliki konotasi paedagogis/educatif (makhluk yang memerlukan pendidikan)baik mengenai metode, materi, orientasi, dan lain sebagainya

    Sumber :
    Al-imam jalaluddin abdurahman bin abu bakar al-sayuti, dengan judul al-jami’ al-shaghir, juz ke-1, (bandung, al-ma’arif, 911 H), h.75

    Ditulis dalam kehidupan masyarakat | Bertanda: , , , , | 1 Komentar »